Menurut Kantor Berita ABNA, protes atas kezaliman rezim Nigeria terhadap Ketua Gerakan Islam Nigeria Syaikh Ibrahim Zakzaky turut terjadi di luar negeri. Tuntutan agar Syaikh Ibrahim Zakzaky untuk dibebaskan juga berlangsung di Tehran, ibukota Republik Islam Iran.
Sekitar seratusan lebih mahasiswa Iran dan mahasiswa asing, khususnya dari mahasiswa Nigeria berkumpul di depan Kantor kedutaan Besar Nigeria di Tehran untuk menyampaikan tuntutan mereka, Rabu (18/7).
Syaikh Ibrahim Zakzaky ditahan oleh pihak militer Nigeria sejak akhir tahun 2015 sampai saat ini. Meski pengadilan tertinggi di Nigeria telah memutuskan ketua Gerakan Islam Nigeria tersebut tidak bersalah dan harus segera dibebaskan, namun pihak militer tetap menangguhkan pembebasannya. Hal tersebut memicu aksi gelombang protes dari warga pendukung ulama kharismatik tersebut baik di dalam Nigeria maupun di luar negeri.
Sebelumnya, sedikitnya satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka setelah pasukan Nigeria menembaki para pengunjuk rasa yang menuntut pembebasan Syaikh Zakzaky yang berlangsung di sejumlah kota besar di Nigeria. Setelah 4 tahun mengalami penahanan dengan tuduhan palsu, menurut Tim hukumnya, Syaikh Zakzaky menderita masalah kesehatan serius yang memerlukan perawatan medis ke luar negeri tetapi pemerintah Nigeria telah menolak permintaan tersebut.